Bandar Lampung (Lampost.co)– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan pasokan energi tetap aman menjelang arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bahan bakar selama masa libur Lebaran.
Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang akan siaga penuh memantau distribusi energi di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagsel, termasuk Provinsi Lampung.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Erwin Dwiyanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Hal itu guna menjaga keandalan pasokan energi selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Pertamina memastikan pasokan energi tetap aman dan distribusinya berjalan lancar di seluruh wilayah kerja. Kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait agar penyaluran energi kepada masyarakat berjalan optimal,” kata Erwin, Minggu, 16 Maret 2026.
Lonjakan Konsumsi

Berdasarkan proyeksi selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri, konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series di wilayah Lampung diperkirakan meningkat sekitar 27 persen dibandingkan rata-rata normal harian. Sebaliknya, konsumsi gasoil seperti Biosolar dan Dex Series diprediksi turun. Yakni sekitar 10 persen, seiring berkurangnya aktivitas angkutan logistik selama libur Lebaran.
Sementara itu, perkiraan kebutuhan LPG 3 kilogram akan meningkat sekitar 10 persen, terutama pada sektor rumah tangga. Untuk avtur, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi sekitar 11 persen karena meningkatnya frekuensi penerbangan selama periode mudik dan arus balik.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tersebut, Pertamina melakukan penambahan stok energi di wilayah Lampung. Pertamina menambah pasokan gasoline sebesar 3.267 kiloliter (KL) serta gasoil sebesar 2.068 KL guna mendukung kelancaran transportasi dan distribusi logistik.
Selain itu, Pertamina juga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 889 metrik ton (MT) guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Khususnya rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel saat ini mengoperasikan 10 Terminal BBM, 3 Terminal LPG, dan 702 SPBU. Selain itu terdapat 882 Pertashop, 57 SPBE, 559 agen LPG dan 6 Aviation Fuel Terminal (AFT) yang siap mendukung kebutuhan energi masyarakat.
Layanan Tambahan
Untuk meningkatkan pelayanan selama masa mudik Lebaran, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan di jalur strategis seperti jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.
Fasilitas tersebut meliputi 146 SPBU Siaga, 479 Agen LPG Siaga, 8 titik layanan Kiosk/Modular. Selanjutnya, 9 unit motorist pengantar BBM, 54 outlet PDS Brightgas, dan 6 unit Mobile Storage. Lalu, 2 unit Serambi MyPertamina yang dapat masyarakat manfaatkan selama perjalanan mudik.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta memanfaatkan bahan bakar berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series yang dapat membantu menjaga performa mesin kendaraan, terutama saat menempuh perjalanan jauh.
Dengan pengaktifan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi. Hal itu agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta perjalanan mudik Lebaran dengan aman dan nyaman.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani selama 24 jam.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News








