IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 15/04/2026 16:05
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Ekonomi dan Bisnis

Duh! APBN Tekor Rp309,2 Triliun Per Oktober 2024

NurbyNur
08/11/24 - 19:57
in Ekonomi dan Bisnis, Nasional
A A
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Medcom)

Jakarta (Lampost.co)— Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Oktober 2024 mengalami defisit sebesar Rp309,2 triliun. Atau setara dengan 1,37% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, keseimbangan primer masih mencatatkan surplus sebesar Rp97,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan dalam konferensi pers pada Jumat, 8 November 2024, bahwa defisit APBN masih dalam batas aman sesuai target UU RAPBN 2024. Yang menetapkan defisit maksimum sebesar 2,29% dari PDB.

Defisit ini terjadi karena pengeluaran negara telah mencapai Rp2.556,7 triliun, atau sekitar 76,9% dari total anggaran, dengan kenaikan 14,1% jika membandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, penerimaan negara tercatat Rp2.247,5 triliun, atau sekitar 80,2% dari target, hanya tumbuh 0,3% secara tahunan.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa peningkatan belanja negara ini cukup signifikan dari padan tahun-tahun sebelumnya, dengan harapan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian.

Di sisi lain, pendapatan negara sebesar Rp2.247,5 triliun mencatat kenaikan tahunan sebesar 0,3% dibandingkan periode Oktober 2023.

“Keseimbangan primer kita masih mencatatkan surplus sebesar Rp97,1 triliun, yang berarti positif,” pungkasnya.

 

 

Tags: APBNPDBpenerimaan negaraUU RAPBN 2024
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Perusahaan pengolahan nanas terintegrasi, Great Giant Foods, diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor produk hortikultura.

Great Giant Foods Terus Kembangkan Industri Nanas dari Lampung untuk Dunia

byNur
15/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) --– Perusahaan pengolahan nanas terintegrasi, Great Giant Foods, harapannya terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi...

Ilustrasi. Harga kantong plastik melambung sejak awal April 2026.

Apa itu Nafta? Komponen dalam yang Plastik yang Membuatnya Harganya Melonjak

byEffran
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Kelangkaan nafta mulai menekan industri plastik di Indonesia. Pasokan yang terganggu membuat harga berbagai produk plastik naik...

Sejumlah pabrik besar terutama di sektor padat karya di Indonesia berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan dan buruh pada 2025.

10 Perusahaan Berencana PHK Massal, Dampak Perang Global Mulai Terasa

byEffran
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kini bukan lagi sekadar spekulasi. Tanda-tanda awal mulai terlihat di sejumlah perusahaan...

Berita Terbaru

Clara Shinta
Hiburan

Clara Shinta Disomasi Rp 10,7 Miliar Usai Bongkar Video Call Nakal Suami

byNana Hasan
15/04/2026

Jakarta (Lampost.co) - Selebgram Clara Shinta kini harus menghadapi serangan balik dari seorang perempuan bernama Indah Rahmadani. Masalah ini mencuat...

Read moreDetails
Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

Rantai Distribusi Panjang Jadi Pemicu Kemiskinan di Desa

15/04/2026
Perusahaan pengolahan nanas terintegrasi, Great Giant Foods, diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional, khususnya melalui peningkatan ekspor produk hortikultura.

Great Giant Foods Terus Kembangkan Industri Nanas dari Lampung untuk Dunia

15/04/2026
Indy Barends

Indy Barends Klarifikasi Video Viral Sang Anak

15/04/2026
julia perez

Sri Wulansih Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez Demi Hal Ini

15/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

 

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.