Jakarta (Lampost.co) – Model cantik Manohara Odelia Pinot mendadak memberikan pengakuan yang sangat mengejutkan publik. Melalui media sosial, ia secara terbuka menyatakan telah memutus seluruh komunikasi dengan ibundanya, Daisy Fajarina. Keputusan drastis ini muncul setelah ia memendam pengalaman pahit selama bertahun-tahun sejak usia belia.
Poin Penting
- Manohara secara sadar memutuskan hubungan total dengan ibundanya, Daisy Fajarina.
- Ia mengungkap adanya penyiksaan fisik, emosional, dan psikologis selama masa pertumbuhannya.
- Kedekatan mereka di depan publik hanyalah sandiwara untuk menjaga reputasi sang ibu.
- Manohara mengaku terjun ke dunia hiburan karena paksaan dan manipulasi demi keuntungan pribadi.
Manohara memberikan penjelasan ini saat menjawab rasa penasaran pengikutnya melalui fitur Instagram Story pribadi. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka selama ini sebenarnya tidak pernah berjalan harmonis secara tulus. Menurutnya, kedekatan yang terlihat di depan publik hanyalah sebuah tuntutan untuk menjaga citra sang ibu.
“Saya tidak kehilangan kontak, saya memutus kontak,” ujar Manohara dengan nada tegas.
Bongkar Fakta Penyiksaan dan Manipulasi
Selanjutnya, Manohara membeberkan bahwa ia tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan tekanan emosional yang sangat berat. Selain kekerasan verbal, ia juga mengaku beberapa kali mendapatkan penyiksaan secara fisik dari orang tuanya sendiri. Oleh karena itu, ia merasa sering menjadi alat manipulasi demi keuntungan pihak lain.
“Secara pribadi, saya tumbuh dengan penyiksaan emosional dan psikologis jangka panjang, dan kadang-kadang penyiksaan fisik. Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan,” ungkap Manohara.
Bahkan, ia menyebut karier hiburannya di masa lalu merupakan paksaan demi keuntungan pribadi ibundanya semata. Ia harus menghadapi situasi berbahaya dan terkenal tanpa pernah memberikan persetujuan secara sadar sebagai seorang remaja. Akibatnya, ia mengalami kerusakan mental yang sangat mendalam dan berlangsung dalam jangka waktu lama.
“Sebagai remaja, saya dipaksa masuk ke dalam situasi yang sayangnya terkenal dan berbahaya yang sebagian besar dari kalian tahu, bersama orang lain, demi keuntungan dirinya. Itu bukanlah sesuatu yang saya pilih atau setujui, dan hal itu menyebabkan kerusakan yang berkepanjangan,” sambungnya.
Proses Pendewasaan dan Keberanian
Meskipun demikian, Manohara menegaskan bahwa langkah memutus kontak ini merupakan proses pendewasaan yang sangat panjang. Seiring bertambahnya usia, ia mulai menjadi sosok yang lebih mandiri serta berani mengambil keputusan besar. Kini, ia sudah tidak lagi merasa takut terhadap bentuk kontrol yang pernah menghantui hidupnya.
“Memutuskan kontak tidak datang dari satu kesadaran tiba-tiba. Itu terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun. Seiring saya tumbuh dewasa, menjadi lebih mandiri, lebih berani, kontrolnya atasku tak berhasil. Akhirnya, saya tidak lagi takut padanya,” tutup Manohara.







