Jakarta (Lampost.co) – Kawasan Alas Roban di Batang, Jawa Tengah, menyimpan segudang rahasia yang sangat menyeramkan bagi masyarakat. Jalur penghubung antarkota ini memang terkenal memiliki atmosfer mistis yang sangat kental sejak zaman dahulu. Oleh karena itu, sutradara Hadrah Daeng Ratu mengangkat urban legend legendaris ini ke dalam layar lebar.
Poin Penting
- Mengangkat kisah nyata keangkeran jalur Pantura Alas Roban di Jawa Tengah.
- Digarap oleh Hadrah Daeng Ratu yang fokus pada aspek sejarah dan memori kolektif.
- Menampilkan pantangan unik seperti dilarang berhenti di warung jalan atau melihat spion.
- Dibintangi oleh bintang besar seperti Michelle Ziudith dan Rio Dewanto.
Film horor ini berusaha merangkum berbagai memori kolektif tentang keangkeran hutan jati tersebut secara mendalam. Hadrah melihat lokasi ini bukan sekadar latar tempat, melainkan ruang penuh sejarah yang sangat kuat. Selain itu, film ini menonjolkan perasaan tidak nyaman saat pengemudi melewati kabut yang sangat tebal.
“Alas Roban menyimpan banyak sejarah dan misteri. Jalur ini dikenal sebagai salah satu lintasan paling angker di Jawa,” kata Hadrah di Jakarta.
Pantangan Mistis dan Teror Gaib
Selanjutnya, alur cerita film ini menyoroti berbagai larangan keras bagi para pelintas jalan raya tersebut. Penonton akan melihat adegan mencekam tentang larangan berhenti di warung gaib pada pinggir jalan. Bahkan, para pengendara dilarang keras menoleh ke arah spion saat merasakan kehadiran bayangan di pepohonan.
Kejadian janggal tersebut kabarnya tidak hanya terjadi saat seseorang berada di dalam kawasan hutan saja. Faktanya, teror mistis seringkali mengikuti para pelintas meskipun mereka sudah meninggalkan lokasi angker tersebut. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama bagi para pecinta genre horor di Indonesia.
“Banyak yang menemukan hal-hal gaib dan mistis saat melewati, bahkan setelahnya,” ujarnya.
Perubahan Karakter yang Mencekam
Aktris Taskya Namya berperan sebagai Tika dan turut membagikan pengalamannya saat melakukan proses syuting. Ia mengungkapkan bahwa ancaman dalam film ini seringkali bersifat psikologis dan tidak selalu terlihat kasat mata. Salah satu momen paling mengerikan muncul saat karakter anak kecil bernama Gendis menunjukkan sikap yang sangat ganjil.
“Momen ketika Tika menemukan gambar Gendis yang tidak wajar, kecurigaan muncul makin kuat karena ada yang aneh. Terlebih saat Gendis mengajak main petak umpet, di situ ekspresinya tidak seperti Gendis yang ia kenal,” ujar Taskya.
Film ini juga menampilkan akting luar biasa dari Michelle Ziudith, Rio Dewanto, hingga aktris senior Imelda Therinne. Masyarakat bisa menyaksikan keseraman film Alas Roban mulai tanggal 15 Januari 2026 di seluruh bioskop tanah air.







