Pekalongan (Lampost.co) — Pimpinan Cabang Persaudaraan Muslimah (PC Salimah) Pekalongan menggelar kegiatan pelatihan bertajuk Pelatihan Muslimah Bahagia dalam rangka memperingati Hari Ibu 2025. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran strategis ibu dalam keluarga sekaligus masyarakat.
Pelatihan berlangsung di Aula Balai Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Sabtu (27/12/2025), pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sekitar seratus ibu dari berbagai wilayah di Pekalongan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sejumlah perangkat desa dan perwakilan dewan turut hadir memberi dukungan.
Ketua PC Salimah Pekalongan Septi Utami mengatakan, kegiatan ini terancang sebagai ruang belajar dan penguatan bagi para ibu agar mampu menjalankan perannya dengan lebih bahagia dan berdaya. Menurutnya, ibu yang bahagia memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan dan keharmonisan keluarga.
“Alhamdulillah, antusiasme para ibu luar biasa. Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi wadah untuk saling belajar, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam menjalankan peran sebagai ibu dan istri,” ujar Septi Utami dalam sambutannya.
Pelatihan menghadirkan narasumber Rachmad Agung Priono yang menyampaikan materi dari sudut pandang seorang laki-laki, sekaligus sebagai suami dan ayah. Perspektif tersebut memberi sudut pandang berbeda bagi para peserta dalam memahami dinamika rumah tangga.
Komunikasi
Dalam paparannya, Rachmad menekankan pentingnya komunikasi, empati, dan keseimbangan peran dalam keluarga. Menurutnya, kebahagiaan seorang ibu tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga berpengaruh langsung pada pola asuh anak dan suasana rumah tangga secara keseluruhan.
“Ibu yang merasa terhargai dan mendapat dukungan akan lebih kuat secara emosional. Dari situlah lahir keluarga yang hangat dan anak-anak yang tumbuh dengan baik,” kata Rachmad.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian sesi materi interaktif. Para peserta terlihat aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar peran keibuan, tantangan rumah tangga, serta cara menjaga kesehatan mental dan spiritual.
Pelatihan ini sejalan dengan tagline Salimah, Peduli Perempuan, Anak, dan Keluarga Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, Salimah berupaya memperkuat peran perempuan sebagai fondasi utama pembentukan keluarga yang sehat dan harmonis.
Septi Utami berharap Pelatihan Muslimah Bahagia dapat menjadi motivasi sekaligus penguat bagi para ibu dalam menjalani peran sehari-hari. Ia menilai, kebahagiaan seorang muslimah sebagai ibu merupakan kunci dalam mengasuh anak dan menjaga keutuhan rumah tangga.
“Bahagia itu bukan berarti tanpa masalah, tetapi bagaimana ibu mampu mengelola peran dan emosi dengan baik. Dari ibu yang bahagia, lahir keluarga yang kuat,” ujarnya.
Pelatihan di dengan sesi refleksi bersama. Dalam sesi ini, para peserta dapat bersama merenungkan peran dan nilai diri sebagai ibu, sekaligus saling menguatkan satu sama lain. Kegiatan tersebut dapat memberi dampak positif berkelanjutan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.








