Jakarta (lampost.co)–Guna mengantisipasi lonjakan pemudik pada arus balik Lebaran 2026, ASDP telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari pengoperasian kapal dengan penyesuaian dengan skema kepadatan, kesiapan contingency plan melalui penyediaan tugboat dan teknisi siaga 24 jam. Hingga penerapan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) guna mempercepat waktu layanan saat kondisi padat.
Tidak hanya berfokus pada kelancaran operasional, ASDP juga menghadirkan kenyamanan tambahan bagi pengguna jasa di pelabuhan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan berbagai fasilitas telah siap mulai dari tenant makanan dan minuman, pusat oleh-oleh, ruang berpendingin, kursi pijat, sofa, vending machine, hingga area bermain anak.
“Anak-anak dapat bermain games, aktivitas mewarnai gambar, bernyanyi, mendengarkan dongeng. Bahkan mendapatkan bingkisan,” jelasnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Pada H+2 Lebaran, pergerakan dari Sumatera ke Jawa tercatat mencapai 128.821 orang atau naik 51 persen dari periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan total kendaraan mencapai 36.499 unit atau naik 63 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara, pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat sebanyak 47.052 penumpang atau naik 24,7 persen dari tahun sebelumnya. Total kendaraan mencapai 10.110 unit atau naik 20,4 persen dari tahun sebelumnya. (ANT)








