Bandar Lampung (Lampost.co) — Memasuki kuartal kedua tahun 2026, Samsung Electronics melakukan gebrakan besar dengan mendemokratisasi teknologi kecerdasan buatan melalui peluncuran Awesome Intelligence. Teknologi ini disematkan secara khusus pada lini perangkat kelas menengah terbaru mereka, yakni Samsung Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana fitur kecerdasan buatan (AI) hanya terbatas pada seri flagship, Awesome Intelligence hadir untuk membawa pengalaman premium ke segmen pasar yang lebih luas. Berbasis sistem operasi One UI 8.5 terbaru, teknologi ini mengintegrasikan berbagai alat produktivitas dan kreativitas yang sebelumnya hanya ditemukan pada seri S26.
Apa Itu Awesome Intelligence?
Awesome Intelligence adalah sebutan resmi Samsung untuk paket fitur Galaxy AI yang telah dioptimalkan untuk perangkat keras seri A. Fokus utamanya adalah memberikan kemudahan dalam tugas sehari-hari, mulai dari pencarian informasi, penyuntingan konten, hingga manajemen komunikasi yang lebih cerdas.
Berikut adalah beberapa fitur unggulan yang menjadi bagian dari ekosistem Awesome Intelligence pada tahun 2026:
- Circle to Search with Multi-Object Recognition: Versi terbaru ini memungkinkan pengguna melingkari beberapa objek sekaligus dalam satu layar untuk mendapatkan informasi detail atau tautan belanja secara instan tanpa berpindah aplikasi.
- Voice Transcription & Live Translation: Fitur ini kini hadir di aplikasi perekam suara seri A. Pengguna dapat mengubah rekaman rapat atau kuliah menjadi teks secara otomatis, lengkap dengan kemampuan terjemahan ke berbagai bahasa secara real-time.
- Object Eraser 3.0: Alat penyunting foto bertenaga AI ini telah ditingkatkan kemampuannya untuk menghapus gangguan di latar belakang foto dengan hasil yang lebih natural dan rapi.
- Best Face (Eksklusif Galaxy A57): Fitur ini menggunakan AI untuk menganalisis rangkaian foto grup dan memilih ekspresi terbaik dari setiap orang untuk digabungkan menjadi satu foto sempurna.
- AI Select & Auto Trim: Memudahkan ekstraksi teks dari gambar melalui shortcut di Edge Panel serta melakukan pemotongan video secara otomatis untuk hasil yang lebih sinematik.
Dukungan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Samsung membekali Galaxy A57 5G dengan chipset Exynos 1680. Chipset ini memiliki NPU yang lebih kuat. Dukungan tersebut membuat Awesome Intelligence berjalan lebih mulus. Performa AI juga terasa lebih responsif.
Selain itu, perangkat ini tampil sangat ramping. Ketebalannya hanya 6,9 mm. Desain ini membuatnya terlihat elegan. Galaxy A57 pun menjadi salah satu ponsel tertipis di kelasnya pada 2026.
Komitmen Samsung tidak hanya pada fitur, tetapi juga pada umur panjang perangkat. Baik Galaxy A57 maupun A37 dijanjikan akan mendapatkan pembaruan sistem operasi Android dan keamanan selama 6 tahun. Ini adalah standar baru untuk ponsel kelas menengah yang memastikan fitur AI tetap relevan hingga tahun 2032.
Pilihan Asisten Digital: Bixby dan Gemini
Dalam ekosistem Awesome Intelligence 2026, pengguna memiliki kebebasan memilih asisten digital. Samsung memperbarui Bixby. Kemampuannya kini lebih baik dalam memahami bahasa alami. Fitur ini membantu kontrol perangkat menjadi lebih mudah. Di sisi lain, Google Gemini juga dihadirkan. Integrasi ini ditujukan untuk menangani tugas kompleks lintas aplikasi.
Harga peluncuran global dimulai dari USD 450. Nilainya sekitar Rp7 jutaan untuk Galaxy A37. Sementara Galaxy A57 dibanderol USD 550. Kisaran harganya sekitar Rp8,5 jutaan. Dengan banderol tersebut, Awesome Intelligence diprediksi menjadi standar baru. Teknologi ini berpotensi mengubah ekspektasi konsumen. Terutama di segmen ponsel kelas menengah, baik di Indonesia maupun global.
Kehadiran teknologi ini menegaskan perubahan besar. Pada tahun 2026, kecerdasan buatan bukan lagi barang mewah. AI kini menjadi kebutuhan dasar. Semua lapisan pengguna gadget sudah bisa menikmatinya.








