Bandar Lampung (Lampost.co) — Apple akan segera berhenti menjual Iphone 14, Iphone 14 Pro dan Iphone SE di wilayah Uni Eropa. Perangkat tersebut akan dihapus dari toko daring dan luring Apple paling lambat sampai 28 Desember 2024, sementara pengecer resmi Apple di Uni Eropa akan dapat terus menjual iPhone tersebut hingga persediaan yang tersisa habis.
Mengutip Mediaindonesia.com, langkah tersebut untuk mematuhi peraturan Uni Eropa terbaru. Peraturan itu menyatakan bahwa penjualan baru telepon pintar dengan pengisian daya kabel harus menggunakan port USB-C. Sementara Iphone 14, Iphone 14 pro dan Iphone SE masih menggunakan port Lightning (wilayah Uni Eropa).
Karena peraturan itu, Apple juga akan berhenti menjual produk lain dengan kelengkapan port Lightning. Seperti Magic Keyboard mereka. Menariknya, meskipun Inggris merupakan bagian luar dari Uni Eropa, Apple tetap akan menghapus produk yang menggunakan Lightning dari Irlandia Utara.
Baca juga: 4 Alasan Pemerintah Tolak Investasi Apple Rp1,5 Triliun Demi Buka Blokir iPhone 16
Peraturan baru Uni Eropa yang mengharuskan perangkat baru menggunakan USB-C bukan tanpa alasan. Uni Eropa menganggap bahwa penyeragaman port kabel untuk perangkat elektronik portable dengan tujuan banyak hal termasuk sebagai upaya mengurangi limbah elektronik.
Uni Eropa memperkirakan bahwa setiap tahun, lebih dari 11.000 ton limbah elektronik di hasilkan dari pengisi daya yang di buang dan tidak di gunakan. Dengan menyamakan pengisi daya, pengguna tidak perlu memiliki banyak pengisi daya yang berbeda untuk perangkatnya, sehingga dapat mengurangi limbah elektronik.