Padang (Lampost.co)—Semen Padang FC mengamankan poin penuh secara dramatis saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-20 BRI Super League (Liga 1) musim 2025/2026. Bertanding di Stadion GOR Haji Agus Salim, Minggu (8/2/2026) sore, tim berjuluk Kabau Sirah menang tipis 1-0 melalui gol di masa injury time.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi skuad asuhan Dejan Antonic yang sedang berjuang keras untuk keluar dari jerat zona degradasi. Sebaliknya, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Persita Tangerang yang tengah bersaing di papan atas klasemen sementara.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak peluit babak pertama berbunyi, kedua tim tampil dengan tempo yang cenderung lambat dan sangat hati-hati. Semen Padang dengan dukungan ribuan suporternya mencoba mengambil inisiatif serangan melalui pergerakan Kasim Botan dan Firman Juliansyah di sisi sayap. Namun, rapatnya barisan pertahanan Pendekar Cisadane membuat peluang tuan rumah sering mentah sebelum masuk ke kotak penalti.
Baca juga: Singo Edan Permalukan Macan Kemayoran di SUGBK
Persita Tangerang bukan tanpa perlawanan. Bomber muda Hokky Caraka sempat memberikan ancaman serius pada menit ke-13 melalui skema serangan balik cepat. Beruntung bagi Semen Padang, kiper Rendy Oscario tampil sigap di bawah mistar gawang untuk menggagalkan peluang emas tersebut. Hingga turun minum, skor kaca mata tetap bertahan.
Drama Penalti Menit Akhir
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan mulai meningkat. Dejan Antonic melakukan perubahan strategi dengan memasukkan striker asing Diego Mauricio untuk menambah daya gedor. Di sisi lain, kiper Persita, Igor Rodrigues, tampil luar biasa dengan melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan keras Maicon de Souza pada menit ke-76.
Drama terjadi di penghujung laga. Saat pertandingan memasuki masa perpanjangan waktu, tepatnya pada menit ke-90+7, wasit Muhammad Iqballuddin menunjuk titik putih setelah Andrean Rindorindo menjatuhkan Diego Mauricio di area terlarang. Keputusan ini sempat mendapat protes keras pemain Persita, namun setelah melalui verifikasi video assistant referee (VAR), wasit tetap pada keputusannya.
Diego Mauricio yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya ke arah sudut gawang pada menit ke-90+14 gagal Igor Rodrigues jangkau, sekaligus memastikan kemenangan 1-0 untuk Semen Padang.
Dampak Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin ini membuat koleksi poin Semen Padang kini menjadi 15 poin. Meski masih berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, Kabau Sirah kini hanya terpaut dua poin dari zona aman yang berisi PSBS Biak. Harapan untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia kembali terbuka lebar.
Sementara itu, bagi Persita Tangerang, kekalahan ini membuat posisi mereka tertahan di peringkat ke-6 dengan 32 poin. Skuad asuhan Pendekar Cisadane harus merelakan posisi lima besar tergeser oleh Persebaya Surabaya.
Susunan pemain:
Semen Padang FC (4-2-3-1): Rendy Oscario; Ravy Tsouka, Angelo Meneses, Jaime Geraldo, Samuel Christianson; Boubakary Diarra, Alhassan Wakaso; Kasim Botan, Kianz Froese, Firman Juliansyah; Maicon de Souza (Diego Mauricio 65′).
Persita Tangerang (4-3-3): Igor Rodrigues; Mario Jardel, Andrean Rindorindo, Javlon Guseynov, Muhammad Toha; Bae Sin-yeong, Fahreza Sudin, Eber Bessa; Andrejic Aleksa, Hokky Caraka, Esal Sahrul.







