Sertifikasi Belum Dibayar, Guru di Tubaba Bakal Demo

Tanpa kepastian kapan dana sertifikasi diterima, Sugeng, guru SDN 04 Candrakencana, tetap sabar dan mengajar, Rabu (11/1/2017). (Foto:Lampost/A.sobirin)

PANARAGAN --Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Yudo Utomo, mengatakan ada informasi bahw para guru akan melakukan demo menuntut pencairan dana sertifikasi.

Demo dilakukan untuk menuntut pencairan dana sertifikasi triwulan keempat tahun anggaran 2016 kepada 1.270 orang guru di Tubaba yang hingga kini belum menerima dana peningkatan mutu pendidikan bagi guru tersebut.
"Ya, Isu demo sempat beredar, tapi sudah saya jelaskan ke dinas pendidikan bahwa itu tidak benar," kata Yudo, di ruang kepala kerja SMPN 05 Tulangbawang Tengah, Rabu (11/1/2017).

Ia, menduga munculnya aksi demo tersebut buntut dari belum adanya kepastian dari pemerintah daerah kapan dana sertifikasi senilai lebih dari Rp4 miliar belum tersalurkan ke rekening masing-masing guru.

Ketua PGRI ini mengutip hasil rapat yang dilakukan antara MKKS dan dinas pendidikan setempat di SMPN 1 Mulyaasri, yang di hadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Khoirul Amri, pada pekan lalu.

"Di situ kadis menyampaikan bahwa dana telah siap disalurkan, karena dari Badan Keuangan Daerah sudah masuk ke rekening pihak ke tiga sebagai penyalur ke rekening masing-masing guru, saya berharap rekan-rekan guru dapat bersabar," ujarnya.